Review : Red Cliff II (2009)

 
Pertempuran akan segera dimulai. Masing-masing kubu membuat siasat, sementara Cao-Cao (Zhang Fengyi) sudah mulai licik menjalankan rencananya. Rencana yang dibuat kubu Zhou Yu (Tony Leung Chiu Wai) juga tak luput dari masalah ketika sang istri memilih ikut campur dan berangkat menemui Cao-Cao.



Sebagai lanjutan dari Red Cliff pertama, Red Cliff II langsung maju ke sumbu konflik yang tentunya membuatnya jauh lebih seru. Pengenalan karakter-karakter dan cerita yang lebih banyak dijabarkan dibagian pertama membuat penonton langsung bisa memahami kemana arah cerita selanjutnya. Secara tekhnispun, ada beberapa detail yang lebih matang. Cara pengemasan dari peralihan adegan ke adegan juga berbeda dari versi pertamanya, yang mana terlihat lebih matang disini.
Red Cliff juga tidak hanya ingin bersandar pada cerita antagonis-protagonis yang terlihat dari sosok Zhou Yu Vs. Cao Cao namun juga membahas perspektif lain yang meliputi sosok keduanya, bahkan kesan antagonis yang pertama terlihat dari sosok Cao Cao terlihat lebih manusiawi, dikisahkan pandangan lain tentang kekurangan-kekurangannya yang membuatnya menjadi pemimpin yang kejam.

Semua kendali John Woo tampaknya juga cukup efektif ia gunakan di film ini. Durasinya memang masih panjang, tapi John Woo tidak membuat kita menjadi jenuh atau bosan pada pertengahan ceritanya. Sinematografisnya masih juara, dan segala hingar bingar efek visualnya juga masih kaya nan megah. Wah, bisa jadi John Woo pasti orgasme berat saat membuat film ini : melihat segala hasil kobaran api dan segala efek visual mencapai klimaksnya.



Walau begitu, masih terdapat beberapa dramatisasi yang rasanya berlebihan, sehingga cerita berlatar sejarah ini masih tak lepas dari label dramatisir, rasanya film Red Cliff akan terkenang sebagai cerita seru dengan sinematografis menarik saja, tidak akan terkenang sebagai film favorit atau memuaskan, IMO.
Tapi secara garis besar, instalmen kedua berkembang lebih pesat dan bila digabungkan secara keseluruhan, Red Cliff menyajikan cerita pertempuran yang tidak mengecewakan. Dengan bangunan konflik yang runut dan  seru, didukung sinematografis yang mewah, rasanya Red Cliff bisa menjadi film pilihan bagi mereka yang mencari rekomendasi film epik tentang peperangan.



RATE : 7.5/10

Comments