Rest In Peace Tobe Hooper (1943-2017)



Setelah George Romero, satu lagi bapak film horor yang berpulang.

Dia adalah seseorang dibalik Texas Chainsaw Massacre, film tentang keluarga pembunuh, film yang terus terlihat baru dan mencekam setiap kali saya menontonnya. Dia juga yang membuat Poltergeist dan Salem's Lot, judul terakhir nampaknya yang menginspirasi adegan ibu mengetok jendela malam hari di film Pengabdi Setan. Ada pula Lifeforce yang berhasil membuat siapapun terhibur karena Mathilda May telanjang lepas beserta adegan-adegan persetubuhan yang menggoda. Entah saya benar atau tidak tapi film ini nampaknya juga menjadi inspirasi salah satu film Suzanna. Tapi saya lupa judulnya yang mana.


Memang hanya beberapa film yang bisa saya sebut namun sungguh memang Texas Chainsaw Massacre adalah karya terbaiknya. Film itu bukan hanya menjual sadisme dan darah (untuk ukuran masa itu) tapi juga ketegangan dan  aura harap-harap cemas yang memang wajib hukumnya di sebuah film horor pembantaian. Bagaimana penggambaran keluarga kanibal tersebut, tokoh-tokoh dibaliknya, Leatherface dan bahkan sang korban perempuan yang histeris setengah gila benar-benar luar biasa. Banyak adegan yang mengerikan (dan bahkan menggelikan) seperti misalnya saat Grandpa yang terlihat seperti mayat menghisap darah dari jari si perempuan. Buat saya ini geli dan meski ia hanya tampil beberapa menit tapi mungkin dia tokoh terseram yang ada yang mampu mengimbangi Leatherface.

 http://cdn.bloody-disgusting.com/wp-content/uploads/2015/01/largethetexaschainsawmassacreblu-1.jpg

Adegan meja makan malam itu juga yang berhasil menangkap ekspresi shock Sally lewat extreme close-up pada bola matanya. Ini disturbing. Bukan karena ada darah, tapi karena sepasang bola mata yang dipertontonkan itu menggambarkan sebuah teror. Ketakutan yang berusaha menemukan pertolongan. Kengerian. Panik. Reaksi di hadapan sebuah kekerasan. Sehingga lewat adegan ini, Sally jadi karakter yang diingat. Begitu ia melompat ke jendela, itu aksi yang tidak terduga.

Dan tentu jangan lupakan beberapa menit sebelum film terakhir. Ini bagian yang membuat saya ingin menahan nafas karena Sally kejar-kejaran dengan Leatherface dan seakan sedikit lagi dia akan dicincang gergaji... sedikit lagi dia mati... dikit lagi... dan Tobe Hooper dengan cerdik memainkan itu semuanya. 

Pamungkasnya adalah salah satu momen terbaik dalam film horor : seorang perempuan terkekeh seperti kesetanan karena  rasa leganya bisa bebas dari satu malam penuh kegilaan. Sementara Leatherface terus menari-nari dengan gergajinya... frustasi bagai seseorang yang kehilangan buruan.

 http://bh-s2.azureedge.net/bh-uploads/2016/07/texas-chainsaw-massacre-987x750.jpg







Comments