Readers

Catatan Tentang Stoker dan India

http://3.bp.blogspot.com/-hijFpWXGZTE/UajVf64rTWI/AAAAAAAAFZM/bcvyMD5aXnc/s640/stoker1.jpg
India : Diam, menggelisahkan, berbahaya.


Tulisan ini mengandung spoiler.

Usia saya 19 tahun ketika menonton Stoker yang menceritakan India yang sepanjang film itu telah melalui prosesi resminya sebagai gadis 18 tahun. Dalam tulisan ini saya tidak akan bicara atau meresensi detil tentang cerita filmnya, tapi bicara lebih tentang karakter yang diperankan Mia Wasikowska itu.

India adalah seorang karakter gadis introvert, gelap, misterius, tersembunyi, seperti mawar yang cantik dan murni tapi berhati-hatilah dengan durinya. Ia berpotensi punya benih racun. Dan ia bisa jadi lebih berbahaya dari apapun disekitarnya. India adalah seorang gadis kecil yang akan melewati transisinya ke masa kedewasaan, namun dengan cara paling tidak umum yang pernah dilalui gadis-gadis lainnya.

Saya menebak-nebak dan menganalisis ini. Kita mulai dari hubungan India dengan anggota keluarganya yang lain. India tidak dekat dengan ibunya, Evelyn (diperankan Nicole Kidman yang juga cemerlang). Evelyn adalah seorang ibu yang rupanya sedang bermasalah pula. Ia merasa terkunci dan terperangkap didalam rumah dimana ia merasa harusnya bebas atau pergi keliling dunia, ditambah kedukaan menerima kenyataan suaminya sudah meninggal plus ia juga jarang akur dengan anaknya sendiri. India menjadi tumbuh sebagai pribadi tertutup yang kehilangan peta kasih sayang selepas ditinggal ayahnya. Lalu muncul sang paman, Charlie (yang dengan sangat seksi dipotretkan Matthew Goode). Ini adalah awal dari proses benih racun itu mengalir pada serat mawar yang murni tadi. Charlie punya riwayat kegilaan yang tidak main-main, yang sebenarnya entah kebetulan atau memang saling nyambung-----------benihnya terwaris pada India. Adegan India "bercinta" dengan Charlie lewat permainan piano menggambarkan ada sisi yang salah dan terlarang tercium didalam diri mereka, terutama pada diri India yang masih muda merona.

Saya tentu tidak akan segila India, tapi menganalisis kenapa "kegilaannya" muncul adalah menarik. Tentu ini akan bicara lagi tentang indikasi kurangnya kasih sayang, sosok ayah yang tiba-tiba lenyap, India sendiri dalam film digambarkan tidak punya teman dan disekolah seringkali dianggap aneh dan dikerjai. India melalui masa transisinya sendirian, itulah kenapa narasi dan pandangan dirinya yang ditampilkan ke layar, agar kita mengerti bagaimana gambaran dirinya menghadapi sekitarnya. Sunyi dan ganjil. India juga menghadapi pertanyaan-pertanyaan seputar coming of age : bahwa dalam dirinya ia memiliki banyak sisi : sisi cerah dan yang paling gelap sekalipun, dua sisi itu saling melengkapi, dimana pada akhir film ia mengambil konklusi bijak bahwa ia tidak berdiri sendirian tapi adalah simpulan dari ragam di sekitarnya.

India mengucapkan selamat datang pada masa kedewasaannya dengan cara paling gelap yang pernah ada. Menggunakan ikat pinggang ayahnya, blus ibunya, dan hak tinggi hadiah sang paman, India mendeklarasikan kebebasannya sebagai seorang wanita dewasa. Ia juga, dengan kebijakan versinya sendiri, membenarkan apa yang salah pada hubungan tak akur dengan ibunya (baca : membunuh Charlie yang menyayanginya). Itulah bukti pengorbanan dan rasa sayang India pada ibunya. Tentu sekali lagi, dengan cara paling gelap yang pernah ada.

Menyadari ini, saya merasa saya sedang melewati transisi abg menuju kedewasaan layaknya India. Saya juga sedang merasakan apa yang India rasakan : ketertarikan pada seks (yang dideskripsikan dengan cara paling seksi nan terlarang lewat adegan kamar mandi dan adegan main piano itu), tindakan yang memaksa saya untuk berkontribusi dan memilih, kebutuhan saya untuk kasih sayang, keputusan untuk mandiri dan segala kendalanya.

Stoker sebagai judul memang sepertinya untuk menjabarkan bahwa inilah Stoker, keluarga yang tidak seperti keluarga lainnya. Taglinenya : Don't disturb this family semakin menguatkan bahwa ada kegilaan yang sedang tumbuh liar dalam keluarga di senyapnya rumah itu.

P.S : Untukmu India, kau cantik, jelita dan berbahaya. Selamat datang dan lihatlah dunia lebih jauh lagi. 

Comments

Other side of me

My MUBI

In Theaters