Readers

Review : Never Been Kissed (1999)



 "There is a big world out there, bigger than prom, bigger than high school. it won't matter if you were the prom queen or the quarterback of the football team or the biggest nerd in school. find out who you are--and try not to be afraid of it." - Jossie Geller.


Tidak semua orang memiliki "masanya" di SMA. Semua orang mungkin bisa dipastikan pernah jatuh cinta atau memiliki taksiran di SMA, tapi soal popularitas rasanya bukan sesuatu yang mudah diraih ketika berada dibangku sekolah menengah. Di SMA, kita belajar bahwa kadang kita tidak menjadi seperti apa yang kita bayangkan. Dan ketika berada disanapun, kita belajar bahwa lingkup dunia cuma berputar disekeliling kita : semua tentang siapa yang paling populer, tentang bahan bercandaan dan seru-seruan, tentang promnite dan tentang pacaran... Tapi apakah itu akan berlangsung selamanya? Sampai suatu hari kita sadar, dunia tidak hanya tentang masa SMA. Masa SMA ibarat hanya sebuah tembok penjara. Diluar pintu, terdapat dunia sebenarnya. Jadi ingat kata-kata Angie Steadman di Diary Of A Wimpy Kid, "after high school that just comes a life. And after that, all you think is important it won't be anymore." Persis apa yang berusaha diutarakan film ini.

Premisnya tentang Jossie Geller (Drew Barrymore) seorang perempuan karir 25 tahunan yang masih memegang prinsip dan idealisme tertentu tentang hubungan percintaan, membuatnya lebih sibuk mengejar karirnya sebagai jurnalis surat kabar ternama ketika bosnya memberikan kesempatan untuk menjadi wartawan investigasi yang harus membuatnya pergi ke suatu tempat : SMA. Masalahnya Jossie "Grossie" adalah seorang nerd dan bahan ejekan semasa sekolah dulu. Tentu ini menjadi semacam beban sekaligus mendatangkan kesempatan emas kedua bagi Jossie. Dibantu sang kakak yang dulunya populer dan malah sekarang menjadi petugas TIKI, Rob (David Arquette), maka Jossie pun kembali ke SMA. Mengulang masa. Merevisi hari-hari suram dengan harapan akan bersinar dengan popularitas. Sekaligus mengejar cinta masa muda. Berhasilkah?


Pertama kali gue menonton film ini adalah ketika SD di jaman masih dalam proses dijejali film-film yang melintas di televisi dan Never Been Kissed salah satunya. Adegan ketika Drew Barrymore dilempari telur ketika mobil Billy Prince taksirannya lewat adalah adegan yang menjadi clue gue ingat pernah nonton ini sebelumnya. Makanya ketika gue kangen sama film bertemakan masa SMA, gue menonton film ini sekaligus menontonnya kali ini dengan muatan otak yang lebih melek film. Dan ketika menonton ini, bisa jadi persepsi gue berubah mengingat isi film ini sama sekali biasa saja dan penuh keklisean. Tapi ternyata setelah menonton ulang, i still love this one. Untuk ukuran sebuah romcom/teen flick menurut gue Never Been Kissed punya visi misi yang lebih tajam ketimbang yang lainnya. It won't end like the other movies.... John Tucker Must Die, ambil contohnya. Never Been Kissed punya segudang dialog lucu nan cerdas, bahkan terdapat banyak quotes deep seputar permasalahan dan kehidupan anak SMA. I can mention it, tapi banyak kutipan menarik selama keseluruhan film ini.
Salah satu yang paling menyentuh adalah quote menuju akhir film. Dinaratifkan oleh Jossie, beginilah apa yang dikatakannya tentang definisi SMA :

"...high school hasn't changed. There's still that one teacher  who marches to her own drummer. Those girls are still there, the ones that, even as you grow up, will remain the most beautiful girls you have ever seen close up. The smart kids, who everyone else knew as 'the brains,' but I just knew them as my soul mates, my teacher s, my friends.

And... there's still that one guy with his mysterious confidence who seems so perfect in every way. The guy you get up and go to school for in the morning. ... High school would not have been the same without him. I would not be the same without him. I lived a lifetime of regret after my first high school experience."

Dan potongan gambar gambar yang berganti di layar menutup semua keklisean yang motifnya bisa mengurangi esensi film ini. I have to be honest, but i love this romcom/teen flick so much. I mean, ya memang benar Never Been Kissed tidak menawarkan sesuatu yang istimewa ataupun berbeda. Pada kendalinya, ia tetap bersandar menjadi putaran cerita drama high-school tanpa inovasi yang luas, atau misalnya punya bahan bercerita yang fresh dan original macam Easy A.

Tapi entah gue saja, tapi untuk gue pribadi gue menangkap Raja Gosnell hampir membimbing Never Been Kissed di posisi teratas standarisasi teen flicknya, karena ya memang begitu kan teen flick? 

Untuk sebuah cerita yang bertutur unoriginal, tentu klise akan muncul dengan mudah. Tapi seperti yang gue bilang yang sudah sudah, klise itu tergantung siapa yang cekatan dan lihai mengolah dan mengatur klisenya jadi terkesan enak dan tetap watchable untuk diikuti. Dan Never Been Kissed----yang punya segudang klise yang bahkan diantaranya sudah terlalu enggak banget----- dapat kompromisasi dari gue. Well, IMO loh :D

Pemilik lampu sorot utama Never Been Kissed, siapa lagi kalau bukan si pemeran Jossie, Drew Barrymore. Salah satu yang membuat tontonan ini tetap menyenangkan dan menghibur adalah melihat akting Drew Barrymore yang meyakinkan dan pas menjadi si Jossie bermasa SMA suram. Mungkin rasanya agak jomplang melihati dari segi riasan dia jadi anak SMA, tapi begitu semakin mengalir alurnya, rasanya itu bukan lagi hal yang mengganggu.
Kekompakan akting juga datang dari cast lainnya yang cukup solid. David Arquette yang memerankan Rob kakak Jossie punya porsi yang cukup mengisi slot berarti di film ini. Bahkan tokoh the prince charming Guy Perkins saja (Jeremy Jordan) bisa jadi efektif dan menambah nilai hiburan di film ini. Dia terlihat sangat eye-catching dan pas jadi cowok idola tahun 90-an. Posisi kekasih pemeran wanita yang diarahkan pada Sam Coulson (Michael Vartan) saja hampir tergerus pesona Guy Perkins. Tapi.. well, untuk masalah cast dan akting secara keseluruhan Never Been Kissed jauh dari kata mengecewakan. Drew Barrymore membuat kita terus tertarik mengikuti ceritanya.

Btw, Jessica Alba dan James Franco juga ikut main disini. James Franco cuma dapat peran teman-nya si tokoh prince charming disini. Haha, betapa menakjubkan melihat perbandingan signifikan karier dia sekarang dengan status peran selintasan dia disini yang cupu sekali. Hihi.

Banyak momen yang romantis dan gue suka disini. Adegan prom dance ketika lagu The Smiths diputar. Adegan endingnya yang memang klise sekali tetapi memang yes, that's truly sweet (ditambah pengambilan gambarnya yang menambah keunyuannya), ya film ini adalah salah satu dari sektor teen/romcom flick Amerika yang gue suka.
Gue kira karena meskipun menjual banyak adegan adegan super keju bahkan ada serentetan yang terkesan goofy,

Never Been Kissed punya "arti". Masa SMA tidak berarti apa-apa, mungkin itu pernyataan yang salah. Masa SMA tentu punya arti. Tapi seberapa pentingnya arti itu untuk keseluruhan kehidupan kita selamanya, tentu tidak. Hidup terus berlanjut. Ada dunia yang besar diluar sana. Jadi apapun kita bisa. Never Been Kissed berusaha menyindir dan membuka argumen meliputi itu. 

Mungkin bersesakan dengan kepentingan romcomnya sehingga banyak kandungan cheesynya, tapi gue pribadi tidak terganggu dengan itu. Never Been Kissed seperti reuni kembali kita ke masa SMA. Ya memang penuh kekonyolan dan klise bukan? Tapi kita tetap menyukainya. Seperti itulah film ini buat gue. Dan sepertinya ini tipe film yang tidak akan bosan gue putar berulang-ulang.

RATE : 3.5/5

Comments

  1. Waah sist, ane dari dulu pingin nonton pelem ini nich gara2 ada Jessica Alba-nya, tapi belom kesampean.... Ternyata dapet rating 7 dari agan, mantep!!!

    ReplyDelete
  2. ini nilai subjektif loh fanboy... hihi ini sebenernya klise banget, yang bikin gue suka karena materi high schoolnya menurut gue dapet banget. Jessica Alba masih abg dan kurus banget disini. Hihi. Fanboy ngefans banget ye sama Jessica Alba. Apa lo juga bisa suka Spy Kids dia yang baru itu?

    ReplyDelete
  3. @Maudy: Hehe, ane emank ngefans berat ama Jessica Alba... Udah hampir semua film-nya ane tonton, kecuali yang ane nggak dapet2 DVD-nya, termasuk ini.. Hehe... :) Spy Kids 4? Ane nonton 4D-nya di bioskop waktu release perdana waktu itu... Keren, karena ada Jessica-nya... Hehehe...

    ReplyDelete
  4. 4D? Yang bisa nyium aroma itu kan? Aroma Jessica Albanya ada ga? hihi

    ReplyDelete

Post a Comment

Other side of me

My MUBI

In Theaters